Berikut adalah video dakwah dengan tema "Islam Rahmatan lil 'alamin" yang dibuat peserta didik SMAN 1 KREMBUNG, dalam tugas materi "Praktik Tabligh dan dakwah" kelas KBC
Awal pandemi, mengharuskan guru untuk mengoptimalkan penggunaan IT dalam menyiapkan dan melaksanakan pembelajaran, serta menilai hasil belajar.
Dan yang paling mudah, lengkap dan bisa diakses oleh semuanya dengan perangkat apapun adalah Google Classroom, Google Form dan pemanfaatan Drive.
Meski hal itu adalah sudah menjadi rutinitas sebelum pandemi, namun kali ini berbeda dengan sebelumnya, jika sebelumnya baru 50 % pemanfatannya, sedang masa pandemi bisa dikatakan 100 %. Mulai dari menyiapkan perangkat kurikulum, daftar hadir siswa, supervisi perangkat dan pelaksanaan pembelajaran hingga penilaian, memanfaatkan Drive.
Baru tiga bulan melewati masa pandemi, drive dengan kapasitas 15 GB sudah penuh, dan otomatis tidak bisa digunakan lagi.
Sedih rasanya, karena harus buka classroom baru dengan akun baru. Sebab di drive yang penuh, mau dihapus juga sayang,. Karena penting untuk didokumentasikan, sayang kalau dihapus. Dan pandemi pun belum berakhir, masa pembelajaran jarak jauh pun ditambah hingga Desember 2020, akun yang ke dua pun penuh. Akhirnya saya terpaksa harus berlangganan untuk menambah kapasitas drive, wah lumayan ribet ternyata, karena saya tidak mempunyai Credit Card. Akhirnya dapat pinjaman dari teman, saya beli 100 GB dengan biaya 30 ribu per bulan.
Belum lagi masalah lainnya, HardDisk External dengan kapasitas 1 Tera, kena virus hingga tidak bisa dibuka. Data penting yang ada di dalamnya tidak bisa dibuka, padahal saat itu saya sangat membutuhkannya, untuk mengajukan kenaikan tingkat, file-file penting tentang kurikulum, dan lain-lain. Sungguh hal ini membuat saya stress. Berbagai upaya saya lakukan untuk bisa membuka data tersebut, hingga saya bawa ke servis di salah satu outlet yang menyediakan layanan “Recovery Data”. Ketika saya konsul, jawabannya sangat mengejutkan, mengembalikan data 1 tera, biayanya Rp.8000.000,-. Tentu saja saya mengurungkan diri, dengan biaya segitu.
Dampak
Email dari kemdikbud berupa undangan mengikuti seleksi Google Master Trainer dengan iming-iming diberikan akun “Google Suites dengan drive unlimited”. Itu adalah solusi atas permasalahan yang saya hadapi saat itu. Langsung saja saya semangat mengisi kuisioner di email tersebut, hingga akhirnya saya dinyatakan lolos dan mengikuti Pelatihan Google Master Trainer.
Setelah itu, hari-hari saya menjadi lebih mudah dengan Drive unlimited dan banyak lagi kelebihan dibandingkan akun pribadi. Hingga saya buat classroom, buat folder bersama di “share drive” untuk pekerjaan Kurikulum, MGMP, dan AGPAII. Seluruh pekerjaan saya berbasis Drive akun belejar.id.
Dan yang membuat saya senang adalah, semua dokumen hp, langsung saya simpan di Drive, sehingga tak lagi mengalami masalah, hp lemot karena full memory, dan lain sebagainya. Saya sangat bersyukur dengan adanya akun belajar.id., dan saya pun mengajak teman-teman untuk mengikuti jejak saya dengan mengoptimalkan pemanfaatan Drive akun belajar.id. Agar pekerjaan menjadi mudah, karena bisa diakses dari perangkat manapun.
Solusi
Akun belajar.id , sangat besar manfaatnya untuk memudahkan pekerjaan kita dalam menyiapkan, melaksanakan dan menilai pembelajaran.
Berikut tips memanfaatkan Drive unlimited berbasis akun belejar.id :
Untuk mempermudah pekerjaan guru sesama mapel dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, buatlah folder bersama di Drive bersama
Mulai biasakan semua pekerjaan berbasis Drive akun belajar.id. Dengan RPP berbasis Docs, Penilaian berbasis Form, mengolah data nilai berbasis Sheet, Modul dan buku panduan berbasis Sites, presentasi berbasis Slide, dan Fliped classroom berbasis Google Classroom.
Pesantren Ramadhan yang merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun di SMA Negeri 1 Krembung, tahun ini di tengah situasi pandemi covid-19, sebagaimana KBM yang harus tetap berjalan secara daring. Pesantren Ramadhan pun demikian, tetap harus berjalan secara virtual atau daring. Musibah covid-19 yang memaksa pendidikan harus merumahkan peserta didik (BDR/Belajar di rumah), dan para guru pun dan karyawan pun WFH (work from Home) sejak 17 Maret 2020. Meski pemerintah memberlakukan social distancing dan phisical distancing, akan tetapi SMAN 1 Krembung dan hampir seluruh lembaga pendidikan di Indonesia, tetap melaksanakan pesantren ramadhan, bahkan full satu bulan mulai tanggal 24 April sampai 19 Mei 2020. Meskipun tidak bisa melakukan kegiatan pembinaan peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, namun tak mematahkan semangat guru Pendidikan Agama Islam dan para peserta didik untuk mengoptimalkan memanfaatkan moment bulan suci yang penuh berkah untuk beribadah baik mahdhoh maupun ghoiru mahdhoh, diantaranya adalah dengan belajar agama dan berbuat baik kepada kedua orangtua.
TUHAN MENGAJARKAN MELALUI CORONA
Karya : KH Mustofa Bisri
Vatikan sepi
Yerusalem sunyi
Tembok Ratapan dipagari
Paskah tak pasti
Ka'bah ditutup
Shalat Jumat dirumahkan
Umroh batal
Shalat Tarawih Ramadhan mungkin juga bakal sepi.
Corona datang
Seolah-olah membawa pesan bahwa ritual itu rapuh!
Bahwa "hura-hura" atas nama Tuhan itu semu
Bahwa simbol dan upacara itu banyak yang hanya menjadi topeng dan komoditi dagangan saja.
Ketika Corona datang,
Engkau dipaksa mencari Tuhan
Bukan di Basilika Santo Petrus
Bukan di Ka'bah.
Bukan di dalam gereja.
Bukan di masjid
Bukan di mimbar khotbah
Bukan di majels taklim
Bukan dalam misa Minggu
Bukan dalam sholat Jumat.
Melainkan,
Pada kesendirianmu
Pada mulutmu yang terkunci.
Pada hakikat yang senyap
Pada keheningan yang bermakna.
Corona mengajarimu,
Tuhan itu bukan (melulu) pada keramaian
Tuhan itu bukan (melulu) pada ritual
Tuhan itu ada pada jalan keputus-asaanmu dengan dunia yang berpenyakit.
Corona memurnikan agama
Bahwa tak ada yang boleh tersisa.
Kecuali Tuhan itu sendiri!
Tidak ada lagi indoktrinasi yang menjajah nalar.
Tidak ada lagi sorak sorai memperdagangkan nama Tuhan.
Datangi, temui dan kenali DIA di dalam relung jiwa dan hati nuranimu sendiri.
Temukan Dia di saat yang teduh dimana engkau hanya sendiri bersamaNya.
Sesungguhnya Kerajaan Tuhan ada dalam dirimu.
Qalbun mukmin baitullah.
Hati orang yang beriman adalah rumah Tuhan.
Biarlah hanya Tuhan yang ada.
Biarlah hanya nuranimu yang bicara.
Biarlah para pedagang, makelar, politikus dan para penjual agama disadarkan oleh Tuhan melalui kejadian ini.
Semoga kita bisa belajar dan mengambil hikmah dari kejadian ini.